Kian tingginya kebutuhan hunian di kawasan Jabodetabek dan lahan yang semakin terbatas mendorong kota penyangga Jakarta seperti Bogor dilirik untuk pengembangan apartemen. Sekurangnya ada lima proyek apartemen tengah dipasarkan di Bogor, antara lain Dramaga Tower, Bogor Mansion, Jungle Sky, Hillside Residence, Sentul Tower. Menyusul lima apartemen ini PT Duta Senawijaya Mandiri pada Sabtu (10/5) ini akan meluncurkan apartemen Gardenia Bogor.

Apartemen dua tower ini lokasinya di Jl KS Tubun (Jl Raya Kedung Halang, Bogor, Jawa Barat. Dari gerbang tol Sentul Selatan di ruas tol Jagorawi jaraknya sekitar 10-15 menit perjalanan. Dikembangkan di area seluas 1,3 ha, selain apartemen juga akan dibangun hotel dan mal. Apartemen setinggi 28 lantai itu mencakup 1.130 unit hunian. Ada dua tipe.  Studio (17, 8 m2) dan 2 kamar (30,8-38,3 m2). “Harganya mulai Rp220 juta, konsumen bisa membayar uang muka 10 persen,” ujar Ade Tien, staf pemasaran Gardenia Bogor.

Hotelnya yang memiliki ketinggian sama dengan apartemen dua lantai terbawah akan digunakan untuk mal ditambah enam lantai untuk parkir. Rencananya groundbreaking apartemen ini akan berlangsung Juni 2014. Pembangunannya diperkirakan memakan waktu dua tahun. Gardenia Bogor akan dilengkapi fasilitas kolam renang, taman, selain sky terrace dan cafe walk.

Seperti apartemen lain di Bogor, unit hunian di Gardenia Bogor juga memiliki panorama Gunung Salak dan Pangrango, selain pemandangan ke Kota Bogor. Merespon ketentuan Bank Indonesia (BI) yang melarang bank mengucurkan kredit sebelum bangunannya selesai, pengembang menawarkan pembayaran bertahap 48 kali (4 tahun).  Kendati baru diluncurkan akhir pekan ini  pemasarannya sudah berlangsung beberapa waktu sebelumnya. Klaim pengembangnya sudah terjual 250 unit. Yudis